Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Mojokerto Serahkan Mesin Jahit untuk Eks Napza di LKS Baitu Husodo

Avatar photobadge-check


					Pemkab Mojokerto Serahkan Mesin Jahit untuk Eks Napza di LKS Baitu Husodo Perbesar

Pemkab Mojokerto Serahkan Mesin Jahit untuk Eks Napza di LKS Baitu Husodo

MOJOKERTO, transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung rehabilitasi sosial.

Tiga unit mesin jahit diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Baitu Husodo di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan.

LKS Baitu Husodo dikenal sebagai lembaga pembinaan bagi pemuda eks pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza).

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pelatihan keterampilan dan membuka peluang usaha produktif bagi para penghuni.

“Mesin jahit ini bukan sekadar alat, tapi harapan agar mereka bisa pulih, mandiri, dan kembali diterima masyarakat,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Try Raharjo Murdianto, dalam siaran tertulis humas Pemkab Mojokerto, Kamis (11/9/2025).

Try juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 49 LKS di Mojokerto, dengan beragam fokus seperti anak terlantar, ODGJ, dan eks napza. LKS Baitu Husodo sendiri diasuh oleh Gus Solich, yang aktif membantu pemerintah dalam pemulihan fungsi sosial para eks pengguna napza.

Dalam sambutannya, Bupati Albarra menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang manusia.

“Kami ingin hadir untuk semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang berjuang menemukan jalan baru dalam hidupnya,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi peran LKS dalam mendukung program sosial pemerintah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Butuh kolaborasi lintas sektor, termasuk swasta, untuk menyelesaikan persoalan sosial dan pembangunan manusia,” tegasnya.

Bupati berharap seluruh LKS di Mojokerto terus mendapat perhatian dan dukungan.

“Setiap LKS punya karakteristik dan peran penting. Pemerintah sangat terbantu oleh keberadaan mereka,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimca Trowulan, Kepala Desa Kejagan, serta Gus Solich selaku pengasuh Yayasan Baitu Husodo.

Baca Lainnya

Cemburu, Pria di Surabaya Bacok Warga hingga Tewas, Tiga Rekan Jadi DPO

3 Mei 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH dan Salurkan Bantuan, Soroti Akses Kesehatan Warga Rentan

2 Mei 2026 - 21:06

Ketua DPRD Jepara Tegaskan Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan di Hardiknas 2026

2 Mei 2026 - 14:58

Wabub Sidoarjo Lantik Tiga Organisasi Alumni HMI, Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan

1 Mei 2026 - 18:38

News Trending DAERAH