Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Peringati 1 Muharram 1447 H, Desa Krebet Grebek Suro Peduli Budaya

LOGOS TNbadge-check


					Peringati 1 Muharram 1447 H, Desa Krebet Grebek Suro Peduli Budaya Perbesar

Peringati 1 Muharram 1447 H, Desa Krebet Grebek Suro Peduli Budaya

MALANG, transnews.co.id – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Warga Desa Krebet kecamatan Bululawang Kabupatan malang, Jawa timur menggelar tradisi bersih Desa.

Tradisi rutin yang digelar setiap tahun tersebut, merupakan bentuk rasa syukur kehadirat Allah SWT dan untuk menjauhkan Desa dari mara bahaya dan tolak balak.

Acara bersih Desa atau gerebek suro tersebut, dilaksanakan di Desa Krebet pada Sabtu,  (28/6/2025).

Rangkaian acara bersih Desa Krebet tersebut, diawali dengan berbagai kegiatan. Mulai dari arak-arakan warga yang membawa gunungan berisi berbagai macam hasil bumi yang di perebutkan oleh warga setelah di didoakan di penghujung acara.

Arak-arakan tersebut, berangkat dari Balai Desa Krebet dan berakhir di lapangan pertengahan sawah desa.

Sedangkan rangkaian acara tersebut meliputi, pembukaan acara oleh pembawa acara. Dan sambutan oleh kepala desa, dilanjutkan dengan acara tahlilan dan doa bersama.

Peringati 1 Muharram 1447 H, Desa Krebet Grebek Suro Peduli Budaya

Peringati 1 Muharram 1447 H, Desa Krebet Grebek Suro Peduli Budaya

Lalu dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh kepala desa Drs. H. Nurkholis M.Si., selanjutnya siswa SDN 1 Krebet menampilkan seni budaya tarian tradisional.

Selain itu, juga ada kesenian Bantengan, Marlena dan Sakera, Barongsai, Pencak silat, Drum band tek tok dan kesenian lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kades Krebet menyampaikan bahwa,

“Kita harus bisa melestarikan budaya budaya leluhur kita supaya bisa di kenal sejak dini oleh generasi penerus kita,”

“Dan supaya tidak luntur tergerus oleh kemajuan jaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa tradisi bersih desa ini mengumpulkan seluruh warga untuk membawa material kenduri untuk kita do’a kan bersama.

“Jadi mereka membawa hasil bum6i dan tumpengan sebagai bentuk sedekah,”

“Acara bersih desa seperti ini rutin kita lakukan setiap satu tahun sekali untuk memperingatinya,” tutupnya.

Baca Lainnya

Progres Proyek Strategis Nasional SR di Nganjuk Melesat, Sekolah Rakyat Diharapkan Buka Juli 2026

25 Juni 2026 - 23:21

Perkuat Komunikasi Publik, Bupati Subandi Gandeng Kreator Konten Dorong Birokrasi Go Digital

25 Juni 2026 - 23:15

Sekolah Rakyat Pacitan Beroperasi Tiga Shift, Progres Tembus 83,9 Persen

25 Juni 2026 - 18:28

Dukung Gerakan Cinta Kampus, Ketua DPRD Usulkan Diperluas Jadi Gerakan Cinta Jepara

25 Juni 2026 - 14:03

News Trending DAERAH