Menu ✖

Otomatis

TNI/POLRI

Polda Jatim Terima Penghargaan dari FBI Usai Ungkap Situs Palsu Bansos AS

LOGOS TNbadge-check

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat menerima penghargaan dari Legal Attache FBI wilayah Indonesia dan Timor Leste, John Selasa (8/2/2021). Perbesar

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat menerima penghargaan dari Legal Attache FBI wilayah Indonesia dan Timor Leste, John Selasa (8/2/2021).

Surabaya, Transnews.co.id – Polda Jawa Timur mendapat penghargaan LOA (Letter Of Appresiation) dari FBI (Federal Bureau of Investigation). Penghargaan tersebut diberikan FBI karena Polda Jatim telah berhasil mengungkap scam page atau situs palsu bantuan sosial Covid-19 Amerika Serikat (AS), Selasa (8/2/2022).

Legal Attache FBI wilayah Indonesia dan Timor Leste, John Kim, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas kerjasama yang baik antara Polda Jatim dan FBI dalam pengungkapan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Jatim dan Ditreskrimsus Polda Jatim. Tim cyber disini telah mengidentifikasi ancaman kejahatan tersebut,” ujarnya.

Jhon berharap, kerjasama semacam ini akan terus terjalin dengan baik. Karena kejahatan cyber masih menjadi ancaman.

Sementara itu, Wakalolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo juga mengucapkan terimakasih kepada FBI atas penghargaan tersebut. Penghargaan tersebut adalah capain yang dilakukan seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Reward ini menggambar bagaimana Ditreskrimsus dari Polda Jatim mampu melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Slamet.

Menurutnya, pengungkapan kasus kejahatan cyber tersebut bukan merupakan kerja yang asal-asalan. Ada anggota yang sudah terlatih.

“Tentunya ini menggambarkan bagaimana kita mempunyai kepolisian walaupun di Jawa Timur tetapi bisa mewakili kepolisian di Indonesia,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang warga negara Indonesia pembuat situs penerima bansos Covid-19 AS palsu berhasil diamankan Ditreskrimsus Polda Jatim.

Tersangka, telah membuat 14 situs palsu untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) atau dana bantuan sosial Covid-19 untuk pengangguran warga negara Amerika senilai 2,000 Dollar AS setiap 1 data orang, dan juga untuk dijual lagi seharga 100 Dollar AS setiap 1 data orang. (hd)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

3 Nov 2026 - 18:52 WIB

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

Pastikan Stok BBM Aman dan Kondusif, Polres Jember Cek Langsung Tiga SPBU

20 Okt 2026 - 04:28 WIB

Pastikan Stok BBM Aman dan Kondusif, Polres Jember Cek Langsung Tiga SPBU

Kemeriahan Gowes Kodim 0824 Jember Menyambut HUT TNI ke-81

20 Okt 2026 - 04:23 WIB

Kemeriahan Gowes Kodim 0824 Jember Menyambut HUT TNI ke-81

Semarak Ksatria TNI Prima di Jepara Resmi Ditutup, Ribuan Warga Saksikan Pembentangan Merah Putih 81 Meter

11 Okt 2026 - 18:49 WIB

Semarak Ksatria TNI Prima di Jepara Resmi Ditutup, Ribuan Warga Saksikan Pembentangan Merah Putih 81 Meter

Kostrad Bantah Keterlibatan Anggota Dalam Polemik Gudang Penimbun Solar

3 Okt 2026 - 22:29 WIB

Kostrad Bantah Keterlibatan Anggota Dalam Polemik Gudang Penimbun Solar

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

10 Sep 2026 - 19:01 WIB

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Trending di DAERAH