Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Pria di Kediri Ditemukan Tewas, Diduga Menghirup Lem Rajawali

LOGOS TNbadge-check


					Pria di Kediri Ditemukan Tewas, Diduga Menghirup Lem Rajawali Perbesar

Kediri, Transnews.co.id – Seorang pria berinisial SF (24) ditemukan tewas di kamar kosnya di jalan Cendana, Dusun Dlopo, RT 22 RW 03, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (18/12/2021) kemarin.

Kapolsek Ngasem Iptu Hidayat Saroso menyatakan, SF tewas diduga karena menghisap lem rajawali.

“Setelah dilakukan olah TKP, pada tubuh korban tanda-tanda kekerasan nihil, SF meninggal diduga akibat menghirup lem rajawali,” kata Iptu Hidayat Saroso dalam keterangannya, Minggu (19/12/2021).

Menurut Kapolsek, SF pertama kali ditemukan tetangga kostnya bernama M. Nasib. Saat itu, M. Nasib sewaktu keluar kost melihat SF tergeletak di kamar kost, dan dikiranya sedang tidur. Lalu ia masuk ke dalam kamar kost SF dan ternyata SF dilihat sudah meninggal dunia dengan posisi masih dalam keadaan menghisap lem rajawali.

” Selanjutnya, M. Nasib memberitahu hal tersebut kepada ketua RT setempat. Dan ketua RT setempat langsung memberitahu hal tersebut kepada pemilik kost,” ujar Iptu Hidayat Saroso.

Lalu, Ketua RT setempat juga langsung menghubungi istri SF. Saat dihubungi ketua RT setempat, Istri SF sedang berada di rumah temannya, yang berada di Perum Dusun Sobo, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Jatim.

Kemudian, istri SF melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngasem Polres Kediri Jawa Timur.

Dugaan penyebab kematian SF diperkuat dengan keterangan istri SF yang menyebut SF sering menghisap lem rajawali dan hal itu hampir dilakukan SF setiap hari. Dan bila diingatkan istrinya, SF selalu marah.

” Istri SF juga menyebut, bahwa SF suka menghisap lem rajawali sejak 7 tahun yang lalu,” jelasnya.

Barang bukti 2 ( dua ) buah plastik berisi lem Rajawali warna kuning itupun ditemukan di lokasi kejadian (TKP ) dan kini disita (diamankan) petugas.

Pihak keluarga SF menerima dengan ikhlas, tidak menuntut secara hukum di kemudian hari serta menolak untuk diautopsi. Pihak keluarga SF juga dibuatkan surat pernyataan , selanjutnya jenazah SF diserahkan kepada keluarganya dengan disaksikan perangkat Desa dan para tetangganya.(*/ Rudy Priyono.)

Baca Lainnya

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

2 Februari 2026 - 21:23

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

News Trending DAERAH