Satlantas Polres Jombang Gelar Panggung Boneka Polantas

Jombang, Transnews.co.id – Sejumlah polisi mendadak menjadi guru bagi puluhan peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) Islam Terpadu Ar-Ruhul Jadid, Desa Sengon, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (22/3/2022).

Rupanya, polisi dari Satlantas Polres Jombang ini mengedukasi siswa-siswi sekolah setempat perihal disiplin berlalu lintas, dan pentingnya mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Dalam kegiatan ini, polisi juga mendatangkan boneka Polantas dan Covid-19. Disamping menjadi sarana pembelajaran kepada anak usia dini, dua boneka tersebut cukup membuat sekitar 40-an anak-anak TK ini riang dan senang,

Kepala Unit Dikyasa Satlantas Polres Jombang, Iptu Anang mengatakan, kegiatan ini bertajuk “polisi sahabat anak”. Ini merupakan salah satu upaya polisi untuk menanamkan disiplin kepada anak-anak sejak usia dini.

Baca Juga :   Polres Jombang Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Korban Kecelakaan

“Dalam kegiatan ini, intinya kami memberikan edukasi terhadap anak-anak sejak usia dini. Seperti memberi imbauan dalam berpendidikan, memberikan motivasi, belajar memahami rambu-rambu lalu lintas, juga menanamkan disiplin berlalu lintas kepada mereka,” ujarnya kepada.

Selain mengenalkan arti dari sejumlah rambu-rambu lalu lintas, dua polisi beserta dua polwan itu juga sekilas mengenalkan tugas-tugas polisi, utamanya soal lalu lintas.

“Di sini, kami menjelaskan sekilas tugas dari kepolisian, salah satunya terkait lalu lintas. Jadi dengan semua peralatan yang kami bawa, kami jelaskan satu-persatunya kepada mereka. Alhamdulillah mereka tampak senang, selama kami mulai menjelaskan,” ujar Iptu Anang.

Pengenalan disiplin berlalu lintas kepada anak usia dini, lanjutnya, cukup berdampak dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas, baik secara langsung maupun dalam jangka panjang.

Baca Juga :   BBWS Brantas, Amankan Tanggul Kali gunting Jombang Dari Banjir Musiman

“Benar, salah satunya untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Jombang. Minimal jangka pendeknya, agar ketika mereka melihat teman, kakak, bahkan orang tuanya yang lupa tidak membawa helm saat hendak bepergian, bisa langsung diingatkan. Karena kalau anak-anak ini yang menyarankan, maka yang lebih tua insyaAllah akan sadar dan mengikutinya,” paparnya.

Selain soal pembelajaran disiplin lalu lintas, polisi juga memberikan pembelajaran melalui sarana boneka virus Corona. Tujuannya, agar anak-anak tidak lupa mematuhi prokes selama masa pandemi Covid-19 belum dinyatakan selesai.

“Ya, boneka polantas ini sebagai sarana pembelajaran disiplin lalu lintas, sementara boneka Covid menjadi sarana kepada anak-anak, betapa pentingnya mematuhi Prokes,” tandasnya.

Baca Juga :   Progres Fisik Pembangunan Jembatan Ploso Baru Jombang Capai 76 Persen

Sementara Husada Rafisa, salah satu guru TK Islam terpadu Ar-Ruhul Jadid menuturkan, kegiatan polisi sahabat anak ini sangat diminati peserta didiknya. Pihaknya malah kepingin, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan.

“Tentunya kami sangat berterimakasih banget, sudah bisa mendatangkan polisi-polisi hebat ini. Tentunya, kami berharap anak-anak akan lebih disiplin serta memahami tentang cara-cara berlalulintas yang baik dan benar saat di jalan. Kami pingin kegiatan ini rutin dilaksanakan,” ucapnya.

 118 views

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com Terima kasih.