Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Tanah Galian Saluran Drainase Jalan Nasional Kediri – Tulungagung Diminta Pemdes Setempat

LOGOS TNbadge-check


					Tanah Galian Saluran Drainase Jalan Nasional Kediri – Tulungagung Diminta Pemdes Setempat Perbesar

Kediri,TransNews.co.id- Terkait pemberitaan TransNews edisi Rabu (16/6/2021) tentang pekerjaan saluran drainase dengan menggunakan U-dicth di ruas jalan Nasional Kediri-Tulungagung, tepatnya di Desa Seketi kecamatan Kabupaten Kediri yang diduga tanah galianya di perjualbelikan oleh oknum pekerja,ternyata tanah galian drainase di minta oleh pemerintah Desa setempat.

Hal itu sebagaimana informasi dan data yang dihimpun Transnews pada surat nomor 300/33/418.63.02/2021 perihal permohonan permintaan tanah urug oleh pemerintah Desa Seketi kecamatan Ngadiluwih kabupaten Kediri.

Terkait papan nama proyek, Dinhassam AK selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa timur – Bali mengatakan, ini bukan bangunan gedung yang keberadaannya hanya satu titik , melainkan jalan nasional yang memanjang kurang lebih 60 kilo meter

“Tentunya papan nama proyek tidak harus berada di setiap titik kegiatan,” katanya.

Terpisah, Sifa Udukha Kepala satuan kerja pelaksanaan jalan Nasional wilayah II provinsi Jawa timur menuturkan, bahwa pekerjaan saluran drainase yang di Kediri – Tulungagung adalah jalan nasional.

Dikatakan Sifa, terkait dengan kegiatan dilapangan seharusnya pihak media atau LSM harus mendapatkan informasi yang benar dari narasumber yang bisa dipertanggung jawabkan, jangan hanya bermodalkan diduga diduga,” tuturnya.

Diketahui, bahwa peket pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Kertosono – Kediri – Tulungagung – Trenggalek Jawa timur adalah proyek jalan nasional yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun anggaran 2020 – 2021 sebesar Rp.18,4 milyar.

Kegiatan paket pekerjaan itu melalui proses tender yang dimenangkan oleh PT.Ponco Rejo Surakarta Jawa tengah, dengan nilai kontrak sebesar Rp.12,7 milyar.(HD) Editor:Nas

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH