Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Tim Gabungan Berhasil Temukan dan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Pantai Niama Tulungagung

LOGOS TNbadge-check


					Saat jasad 3 korban di evakuasi di pantai Perbesar

Saat jasad 3 korban di evakuasi di pantai

Tulungagung, Transnews.co.id – Kejadian meninggalnya 3 anak yang masih dibawah umur karena tenggelam di Pantai Niama masuk Dusun Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kab.Tulungagung menjadi pembelajaran bagi orang tua agar terus mengawasi anak – anaknya.

Meninggalnya 3 anak yang rata rata berumur 13 tahun asal Kabupatan Trenggalek ini, terjadi pada hari Selasa (01/02/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH mslalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko, SH menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan penjaga Pantai Niama, awalnya korban datang berempat dengan menggunakan 2 sepeda motor.

“Saat tiba di parkiran Pantai Niama, korban sudah diperingatkan untuk tidak berenang. Namun, keempatnya tetap bersikukuh untuk berenang di kedung pantai,” ucap Iptu Nenny.

Tidak berselang lama, salah satu korban yang selamat berinisial ZA (12) asal Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, berteriak meminta pertolongan. Sehingga petugas jaga pantai Niama langsung mendatangi lokasi.

“Selang 2 jam berlalu, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB, ketiga korban yang tenggelam, berhasil ditemukan. Namun, kondisi ketiga korban sudah tidak bernyawa lagi,” lanjut Kasi Humas Polres Tulungagung.

“Awalnya korban yang berhasil ditemukan yakni, RAP (13), selanjutnya F (13) dan yang terakhir K (13). Ketiganya berasal dari Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek”

“Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Tulungagung bersama tenaga kesehatan RS Bhayangkara dan Puskesmas Besuki, diduga paru – paru korban kemasukan air dan kehabisan oksigen,” pungkas Iptu Nenny.

Selain Unit Inafis dari Polres Tulungagung bersama Tim Medis RS Bhayangkara yang mendatangi TKP , hadir juga diantaranya
Kapolsek Besuki AKP Sumaji, SH, Waka polsek Besuki Ipda Anshori, SH, Kanit Reskrim Polsek Besuki, KSPK Polsek Besuki, Piket Reskrim Polsek Besuki, KSPT B Polres Tulungagung dan Danramil Besuki. (NN95 – Polres Tulungagung / Rud)

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

News Trending DAERAH