Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bupati Sidoarjo Dorong Bumdes Pemulihan Ekonomi

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor saat resmikan Bumdes Tri Karya Agung Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono Sidoarjo,(22/11/21) Perbesar

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor saat resmikan Bumdes Tri Karya Agung Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono Sidoarjo,(22/11/21)

Sidoarjo, Transnews.co.id – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mampu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat di tingkat desa. Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Muhdlor, mengatakan, bahwa Bumdes harusnya bisa menjadi etalase bisnis yang baik bagi produk desa tersebut.

Semua produk asal desa tersebut, harusnya bisa dipasarkan langsung di Bumdes. Kemarin saya meresmikan Kantor Pelayanan terpadu Bumdes Tri Karya Agung milik Desa Kebonagung. Cukup bagus, dan itu jadi bukti Bumdes bisa bersaing, ujar Muhdlor, Senin (22/11).

Ia pun mendorong kesadaran masyarakat di desa agar mau membeli produk dari desanya sendiri. Contohnya, untuk setiap kegiatan desa, konsumsi yang dihidangkan harusnya berasal dari produk desa tersebut.

Misalkan ada rapat RT, ya paling tidak hidangannya sinom produksi desa sendiri atau makanan lain produksi tetangganya sendiri. Jangan beli minuman di supermarket, kecuali terpaksa, ujar Gus Muhdlor.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sidoarjo, Yeti Sri Indriastutie menambahkan, terdata jumlah Bumdes di seluruh Sidoarjo ada sebanyak 203 unit. Dari jumlah tersebut, yang masuk kategori Maju ada 37 unit, kategori berkembang 48 unit dan kategori pemula 118 unit.

Bumdes terkategori maju itu jika sudah ada kelayakan usaha, ada Peraturan Desa (Perdes), penyertaan modal dan memberikan kontribusi pendapatan asli ke desa. Sementara kategori berkembang, jika Bumdes belum bisa memberikan kontribusi pada desanya. Sedangkan kategori Pemula itu ada Perdes, ada penyertaan modal, tapi belum jalan, ujar Yeti.

Beberapa Bumdes tergolong maju seperti di Desa Watesari Kecamatan Balongbendo, Desa Sepande Kecamatan Candi, Desa Tlasih Kecamatan Tulangan, Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati, dan Desa Kedungpandan Kecamatan Jabon.

Untuk memperkuat Bumdes, Pemkab Sidoarjo juga telah memberikan pelatihan baik dari sisi manajemen keuangan seperti akuntansi dasar, pengelolaan logistik, hingga pemasaran.(hd).

Baca Lainnya

Wabub Sidoarjo Lantik Tiga Organisasi Alumni HMI, Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan

1 Mei 2026 - 18:38

Kasatlantas Polres Jepara Ajak Insan Pers Bersinergi Wujudkan Lalu Lintas Tertib

1 Mei 2026 - 18:30

Jaga Kondisivitas Peringatan May Day 2026, Polres Jepara Siagakan Personel Gabungan di Lapangan Bandengan

1 Mei 2026 - 14:55

Kominfo Dorong Lapangan Sepak Bola Desa di Sidoarjo Jadi Ikon Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi

30 April 2026 - 18:51

News Trending DAERAH