Menu ✖

Otomatis

PERISTIWA

Pria di Kediri Ditemukan Tewas, Diduga Menghirup Lem Rajawali

LOGOS TNbadge-check

Pria di Kediri Ditemukan Tewas, Diduga Menghirup Lem Rajawali Perbesar

Kediri, Transnews.co.id – Seorang pria berinisial SF (24) ditemukan tewas di kamar kosnya di jalan Cendana, Dusun Dlopo, RT 22 RW 03, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (18/12/2021) kemarin.

Kapolsek Ngasem Iptu Hidayat Saroso menyatakan, SF tewas diduga karena menghisap lem rajawali.

“Setelah dilakukan olah TKP, pada tubuh korban tanda-tanda kekerasan nihil, SF meninggal diduga akibat menghirup lem rajawali,” kata Iptu Hidayat Saroso dalam keterangannya, Minggu (19/12/2021).

Menurut Kapolsek, SF pertama kali ditemukan tetangga kostnya bernama M. Nasib. Saat itu, M. Nasib sewaktu keluar kost melihat SF tergeletak di kamar kost, dan dikiranya sedang tidur. Lalu ia masuk ke dalam kamar kost SF dan ternyata SF dilihat sudah meninggal dunia dengan posisi masih dalam keadaan menghisap lem rajawali.

” Selanjutnya, M. Nasib memberitahu hal tersebut kepada ketua RT setempat. Dan ketua RT setempat langsung memberitahu hal tersebut kepada pemilik kost,” ujar Iptu Hidayat Saroso.

Lalu, Ketua RT setempat juga langsung menghubungi istri SF. Saat dihubungi ketua RT setempat, Istri SF sedang berada di rumah temannya, yang berada di Perum Dusun Sobo, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Jatim.

Kemudian, istri SF melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngasem Polres Kediri Jawa Timur.

Dugaan penyebab kematian SF diperkuat dengan keterangan istri SF yang menyebut SF sering menghisap lem rajawali dan hal itu hampir dilakukan SF setiap hari. Dan bila diingatkan istrinya, SF selalu marah.

” Istri SF juga menyebut, bahwa SF suka menghisap lem rajawali sejak 7 tahun yang lalu,” jelasnya.

Barang bukti 2 ( dua ) buah plastik berisi lem Rajawali warna kuning itupun ditemukan di lokasi kejadian (TKP ) dan kini disita (diamankan) petugas.

Pihak keluarga SF menerima dengan ikhlas, tidak menuntut secara hukum di kemudian hari serta menolak untuk diautopsi. Pihak keluarga SF juga dibuatkan surat pernyataan , selanjutnya jenazah SF diserahkan kepada keluarganya dengan disaksikan perangkat Desa dan para tetangganya.(*/ Rudy Priyono.)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Sidoarjo Siagakan 17 Pompa Air dan Empat Posko Bencana

7 Nov 2026 - 04:34 WIB

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Sidoarjo Siagakan 17 Pompa Air dan Empat Posko Bencana

Bupati Subandi Tegaskan Zero Tolerance Suap dan Gratifikasi, Perkuat Pengawasan di Sidoarjo

5 Nov 2026 - 18:24 WIB

Bupati Subandi Tegaskan Zero Tolerance Suap dan Gratifikasi, Perkuat Pengawasan di Sidoarjo

Pembangunan SPAM Sumber Durmo Kabupaten Malang Capai 50 Persen, Deviasi Surplus 6 Persen

5 Nov 2026 - 18:22 WIB

Pembangunan SPAM Sumber Durmo Kabupaten Malang Capai 50 Persen, Deviasi Surplus 6 Persen

​Resmi Dilantik, Anggota BPD Se-Kecamatan Puger Siap Kembangkan Tata Kelola Desa

5 Nov 2026 - 17:26 WIB

​Resmi Dilantik, Anggota BPD Se-Kecamatan Puger Siap Kembangkan Tata Kelola Desa

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

5 Nov 2026 - 08:25 WIB

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

4 Nov 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi
Trending di DAERAH