Menu

Otomatis
Breaking News

DAERAH

Tangani Sampah, Pemkot Pekalongan Lakukan Pengadaan Dua Incinerator

LOGOS TNbadge-check

Tangani Sampah, Pemkot Pekalongan Lakukan Pengadaan Dua Incinerator Perbesar

Pekalongan, Transnews.co.id – Pemerintah Kota Pekalongan terus mengoptimalkan penanganan sampah di daerah setempat yang masih menjadi masalah serius dan perhatian bersama, karena Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Degayu sudah semakin overload.

Walikota Pekalongan H.A Afzan Arslan Djunaid, SE., mengungkapkan bahwa, Pemkot Pekalongan pada tahun 2022 ini telah menjalin kerjasama dengan PT Pindad terkait penanganan sampah di TPA Degayu agar dapat mengurangi gunungan sampah yang saat ini terus bertambah ketinggiannya.

Dimana, upaya Pemkot Pekalongan untuk memiliki incinerator atau mesin pembakar sampah ramah lingkungan sebentar lagi terwujud.

Setelah sempat dua kali gagal lelang, akhirnya pengadaan dua unit incinerator senilai Rp2,5 miliar bisa terlaksana.

Pada tahun ini kita bekerjasama dengan PT. Pindad, mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya dan bisa membantu mengurangi gunungan sampah yang ada di TPA Degayu.

“Pengadaan incinerator kita jadi, sementara masih 2 unit, mudah-mudahan kalau ini berjalan maksimal kita koordinasi dengan DPRD dan dinas terkait juga untuk bisa menambah alat itu lagi,”ucap Aaf, sapaan akrabnya.

Menurutnya, jika pengadaan alat tersebut dapat berjalan lancar, maka pihaknya akan menambah lagi alat yang lain agar tumpukan sampah di Zona 2 yang saat ini telah terpakai bisa berkurang.

Seperti diketahui, di TPA Degayu Kota Pekalongan terdapat 3 zona yang digunakan untuk menampung tumpukan sampah di Kota Pekalongan, dimana di zona 1 dan 3 telah ditutup karena sudah tidak dapat menampung sampah kembali.

Sementara saat ini yang masih digunakan adalah zona 2, dimana ketinggian sampah sudah mencapai 20 meter.

Disampaikan Aaf, selain pengadaan alat incinerator, Pemkot Pekalongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat telah memfasilitasi pengadaan tempat-tempat sampah baru di beberapa pusat keramaian atau ruang publik, seperti di Lapangan Mataram dan di titik-titik wilayah bantaran sungai yang padat penduduk.

“Jadi, kebiasaan warga untuk membuang sampah langsung ke sungai karena tidak ada tempat sampah, sehingga kita fasilitasi tempat sampah di sepanjang pinggiran sungai, harapannya warga membuang kesitu, tidak ke sungai, nanti petugas akan yang mengambil sampah di pinggiran sungai tersebut,” katanya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

DPC PPP Jepara Awali Kepengurusan Baru dengan Aksi Sosial, Salurkan Kursi Roda dan Susun Program Kerja

31 Jul 2026 - 19:57 WIB

DPC PPP Jepara Awali Kepengurusan Baru dengan Aksi Sosial, Salurkan Kursi Roda dan Susun Program Kerja

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp 61,7 Miliar, DPRD Soroti Rp 606 Miliar Anggaran Belum Terserap

31 Jul 2026 - 19:15 WIB

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp 61,7 Miliar, DPRD Soroti Rp 606 Miliar Anggaran Belum Terserap

Investasi PMA di Jepara Meningkat, Pemkab Perkuat Pembinaan UMKM Naik Kelas

29 Jul 2026 - 16:32 WIB

Investasi PMA di Jepara Meningkat, Pemkab Perkuat Pembinaan UMKM Naik Kelas

Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 11 Tahap Finishing dan PHO Parsial Dua Lokasi

29 Jul 2026 - 14:59 WIB

Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 11 Tahap Finishing dan PHO Parsial Dua Lokasi
News Trending DAERAH