Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Lumajang Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2023

LOGOS TNbadge-check


					Pemkab Lumajang Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2023 Perbesar

Lumajang, Transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, memberikan fasilitas ruang untuk menampung aspirasi masyarakat yang nantinya akan dimasukkan dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RA-RKPD) Tahun 2023 melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik yang digelar secara hybrid (luring dan daring), di Ruang Narariya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Jumat (25/2/2022).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dan diikuti oleh jajaran Kepala PD, akademisi, tokoh masyarakat dan agama serta perwakilan komunitas.

Dalam sambutannya, wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu mengatakan, bahwa seluruh aspirasi yang menjadi harapan masyarakat akan ditampung dalam forum tersebut, kemudian akan dilakukan pengkajian sehingga dipilih usulan yang paling penting dan dimasukkan ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Lanjut dia, kegiatan Forum Konsultasi Publik itu menjadi salah satu upaya pemerintah mendengar harapan dan keinginan masyarakat untuk bersama membangun Kabupaten Lumajang.

“Maknanya RKPD ini pemerintah harus rajin dan mau mendengar, pemerintah tidak boleh budeg (tuli, red), apalagi mbudegi (pura-pura tuli, red),” kata dia.

Bunda Indah berharap, melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik itu akan ada perubahan utamanya terkait Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM). Menurutnya, IPM menjadi modal dasar untuk pembangunan sebuah daerah.

Dalam kesempatan itu, Wabup Lumajang juga meminta agar para Kepala Perangkat Daerah menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai kerangka berpikir untuk menyelesaikan permasalahan. Sehingga, hal tersebut akan berjalan beriringan antara harapan masyarakat dengan program pemerintah.

“Permasalahan yang mudah bagi kita, belum tentu mudah bagi masyarakat, itu yang harus kita pahami. Persoalan tersebut pola pikir kita harus disesuaikan dengan kebutuhan di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

Jelang Mudik Lebaran 2026, Wagub Emil Pastikan Infrastruktur Jatim Siap dan Layak Dilalui

16 Maret 2026 - 19:40

Basarnas Apresiasi Pemkab Sidoarjo atas Penanganan Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny

16 Maret 2026 - 19:36

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

News Trending DAERAH