Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bayi 6 Bulan Asal Batealit Menderita Kanker, Pemkab Jepara Kurang Optimal Tangani Warga Pengidap Kanker

LOGOS TNbadge-check


					Bayi 6 Bulan Asal Batealit Menderita Kanker, Pemkab Jepara Kurang Optimal Tangani Warga Pengidap Kanker Perbesar

Bayi 6 Bulan Asal Batealit Menderita Kanker, Pemkab Jepara Kurang Optimal Tangani Warga Pengidap Kanker

JEPARA, transnews.co.id – Pemkab Jepara kurang optimal dalam menangani warga yang mengidap kanker, terutama dalam hal pembiayaan dan aksesibilitas pengobatan.

Muhammad Aufa Rayyan Mahmud, bayi laki-laki berusia 6 bulan asal Desa Bantrung RT 14 RW 04, Kecamatan Batealit, Jepara, tengah berjuang melawan kanker. Putra pertama pasangan M. Amir Mahmud dan Nur Ayu Wulandari ini saat ini menjalani perawatan intensif di ruang Asoka, Rumah Sakit Kartini Jepara.

Sejak divonis menderita kanker, keluarga kecil ini sudah berupaya mencari pengobatan ke berbagai rumah sakit, mulai dari fasilitas medis di Jepara hingga ke rumah sakit di Kota Semarang. Namun, kondisi Aufa hingga kini belum menunjukkan kemajuan signifikan.

Bayi 6 Bulan Asal Batealit Menderita Kanker, Pemkab Jepara Kurang Optimal Tangani Warga Pengidap Kanker

Bayi 6 Bulan Asal Batealit Menderita Kanker, Pemkab Jepara Kurang Optimal Tangani Warga Pengidap Kanker

Seluruh biaya pengobatan ditanggung melalui BPJS Mandiri, sementara kebutuhan sehari-hari dan biaya tambahan selama perawatan menjadi beban berat bagi keluarga.

Ayahnya, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, terpaksa berhenti bekerja untuk fokus mendampingi anak tercinta di rumah sakit.

“Kami sangat berharap bantuan dari para dermawan. Tidak hanya untuk biaya pengobatan, tapi juga untuk makan sehari-hari selama menjaga Aufa di rumah sakit. Sampai sekarang kami belum pernah menerima bantuan dari pemerintah,” ungkap Mahmud dengan mata berkaca-kaca.

Bagi masyarakat yang tergerak hatinya untuk membantu, donasi dapat disalurkan langsung ke rekening sang ibu:

BRI 5888-0105-8145-538

Atas nama: Nur Ayu Wulandari

Kontak: 0882-0038-39560

Mari bantu Muhammad Aufa Rayyan Mahmud dan keluarga melewati masa sulit ini. Sekecil apa pun bantuan Anda, sangat berarti bagi kelangsungan hidup dan harapan mereka.

Baca Lainnya

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

News Trending PERISTIWA