Menu

Otomatis

DAERAH

DP3AK Jatim Luncurkan Ayo Ngaji Bareng Ojol Perempuan

LOGOS TNbadge-check

DP3AK Jatim Luncurkan Ayo Ngaji Bareng Ojol Perempuan Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim, meluncurkan program ‘Ayo Ngaji Bareng Gaspol/Gerakan Sayang Perempuan Ojok Online’.

Sesuai namanya, kegiatan tersebut, diikuti para perempuan yang berprofesi sebagai ojok online (ojol).

Kepala DP3AK Provinsi Jatim, Restu Novi Widiani menuturkan, bahwa program ‘Ayo Ngaji Bareng Gaspol’ ini menindaklanjuti pertemuan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dengan para ojol perempuan di Islamic Center Surabaya pada akhir 2021 lalu.

“Dari pertemuan Ibu Gubernur dengan para ojol perempuan ini, ternyata dari mereka banyak yang single mom. Baik itu yang ditinggal mati suaminya ataupun ditinggal suaminya. Akhirnya mereka menjadi tulang punggung keluarga mencari nafkah untuk anaknya,” ujar Novi, ditemui disela, Kamis (27/1/2022).

Setelah pertemuan itu, lanjutnya, Gubernur memberikan arahan agar DP3AK Jatim bersama Dinkop dan UKM Jatim melakukan pemantauan dan pendataan apa sebenarnya yang ojol perempuan inginkan.

“Setelah kami bertemu koordinatornya, mereka ingin mempunyai wadah tempat bertemu, tempat silaturrahim dan ada kelompok ngajinya,” jelasnya.

Menurut Novi, rencananya kegiatan tersebut, akan digelar pada akhir Februari 2022. Namun karena aura ingin segera bertemu sangat kuat, akhirnya kegiatan dimajukan menjadi 27 Januari 2022. “Aura keinginan mereka untuk segera berkumpul tidak bisa dibendung lagi. Akhirnya sorek ini (sore kemarin, red) kami selenggarakan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kegiatan tersebut, nanti akan diformalkan dengan membentuk komunitas yang ada ketua, sekretarisnya. Begitu pula pengajian ini akan dirutinkan. Sedangkan untuk ojol perempuan yang beragama lain juga akan diwadahi.

“Kami bekerjasama dengan Muslimat NU untuk acara pengajian ini. Kegiatannya akan ada istighosah dan ceramah agama. Tujuannya apa, untuk meningkatkan kembali keimanan para ojol perempuan ini. Memang untuk sementara kami tidak bisa menyentuh semuanya, tapi skala prioritas dulu. Sekarang single mom dulu,” ujarnya.

Dalam pertemuan ngaji tersebut, jelasnya Novi, juga bisa jadi ajang curhat para ojol perempuan mengenai keluhannya. Selain itu, juga bisa dimanfaatkan untuk sosialisasi pemberdayaan perempuan. Sebab mereka sangat rawan terkena kekerasan.

“Tadi saya juga dapat keluhan, bagaimana mengurus akte kelahiran. Ada juga yang bertanya ingin migrasi dari BPJS Mandiri ke PBI JKN yang ditanggung pemerintah. Masalah-masalah seperti ini akan kami koordinasikan dengan OPD yang lain,” jelasnya.

Kegiatan ini, lanjut Novi, juga bisa jadi pemberdayaan bagi para ojol perempuan. Sebab hidangan yang disajikan berasal dari usaha ojol perempuan. “Ojol perempuan ini ada yang punya usaha rumahan. Kami beli dari mereka dan kami sajikan untuk mereka. Jadi dari mereka untuk mereka,” tandasnya. (hd)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

10 Sep 2026 - 19:01 WIB

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

8 Sep 2026 - 21:03 WIB

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

6 Sep 2026 - 15:36 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

Keracunan MBG Berulang, Pemprov Jatim Panggil Seluruh Pengelola SPPG dan Perketat Pengawasan

3 Sep 2026 - 21:00 WIB

Keracunan MBG Berulang, Pemprov Jatim Panggil Seluruh Pengelola SPPG dan Perketat Pengawasan

Sebanyak 516 Santri Diduga Keracunan MBG, SPPG Kalitengah Disuspend BGN: 31 Dapur di Sidoarjo Belum Berizin

2 Sep 2026 - 16:43 WIB

Sebanyak 516 Santri Diduga Keracunan MBG, SPPG Kalitengah Disuspend BGN: 31 Dapur di Sidoarjo Belum Berizin
Trending di DAERAH