Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dukung Penyusunan Kurikulum P4GN, Polres Jepara Perkuat Sinergi Cegah Narkoba

Avatar photobadge-check


					Dukung Penyusunan Kurikulum P4GN, Polres Jepara Perkuat Sinergi Cegah Narkoba Perbesar

Dukung Penyusunan Kurikulum P4GN, Polres Jepara Perkuat Sinergi Cegah Narkoba

JEPARA, transnews.co.id – Polres Jepara menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kabupaten Jepara.

Komitmen tersebut disampaikan saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jepara, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, serta masyarakat dalam menyusun langkah-langkah preventif menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Jepara.

Mewakili Polres Jepara, KBO Satresnarkoba IPDA Sutrisno menegaskan bahwa penanganan permasalahan narkotika tidak dapat mengandalkan penegakan hukum semata.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas sektor melalui edukasi dan upaya pencegahan yang berkelanjutan, terutama bagi kalangan pelajar dan generasi muda.

“Kami siap bersinergi dengan Bakesbangpol untuk melaksanakan berbagai program penyuluhan serta roadshow ke sekolah-sekolah maupun komunitas sebagai bentuk edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar IPDA Sutrisno.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat merupakan faktor penting dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika.

Karena itu, kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga keluarga menjadi kunci keberhasilan menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.

Melalui forum FGD tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam mendukung terwujudnya program Jepara Bersinar (Bersih Narkoba).

Sinergi yang berkesinambungan diyakini mampu menciptakan generasi muda Jepara yang sehat, produktif, kreatif, berkarakter, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Baca Lainnya

Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO

7 Juli 2026 - 19:24

Jepara Susun Kurikulum Anti Narkoba, BNNP Jawa Tengah Perkuat Sinergi Pencegahan P4GN

7 Juli 2026 - 18:14

Bakesbangpol Jepara Susun Kurikulum P4GN, Perkuat Pendidikan Karakter dan Bentuk Relawan Anti Narkoba

7 Juli 2026 - 07:17

HUT ke-48 Delta Tirta, Bupati Subandi Soroti Kebocoran Air 38 Persen dan Cakupan Layanan Baru 35 Persen

6 Juli 2026 - 19:44

News Trending DAERAH