Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gak Jelas, Padahal Didukung Wali Kota, Konser Kesenian di Kediri Malah Dihentikan Satgas Covid-19  

LOGOS TNbadge-check


					Gak Jelas, Padahal Didukung Wali Kota, Konser Kesenian di Kediri Malah Dihentikan Satgas Covid-19    Perbesar

Kediri, TransNews.co.id – Aliansi Seniman Kota Kediri menggelar simulasi Pertunjukan di Lapangan Ketami Kecamatan Pesantren, Minggu (3/10/2021).

Masyarakat yang selama ini terkungkung oleh adanya Covid-19 antusias, seperti haus akan adanya hiburan. Tidak tanggung, ratusan orang berkerumun untuk menyaksikan pertunjukan pagelaran itu.

Namun, karena membludaknya penonton, akhirnya acara budaya yang dipersembahkan para seniman Kota Kediri itu tidak dilanjutkan dengan alasan yang tidak jelas.

Padahal pihak penyelenggara telah menyiapkan jadwal acara yang sebagai berikut penampilan pertama Pecut Samandiman Kediri, kemudian dilanjut Jaranan Rogo Samboyo.

Penapilan ketiga Jaranan Mayang Koro Orijinal kemudian acara dilanjutkan penampilan Jaranan Joko Mbalelo.

Penampilan kelima Reog Singo Kubro, hiburan dari Komite Seniman Indonesia, Atraksi Bopo Pecut Kediri dan ditutup Jaranan Turonggo Joyo Taruno dengan antisipasi untuk jaga Prokes.

M. Hanif, kordinator Aliansi Seniman Kota Kediri mengatakan alasan pertunjukan dihentikan karena penonton yang terlalu banyak.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi telah mendukung acara ini saat pertemuan di Balai Kota, keberadaan aliansi seniman akan difasilitasi simulasi.

Kapolsek Pesantren, Kompol Suyitno ketika dikonfirmasi terkait di hentikan pagelaran seniman ini membenarkan terkait pembubaran acara.

“Penontonnya membludak padahal ini masih simulasi sebenarnya 95% telah memakai masker namun karena banyaknya pengunjung dan berdesakan, kami tidak mau nantinya beresiko maka kami sepakat dihentikan,” ujarnya.

Atas dihentikan pertunjukan ini, perwakilan aliansi seniman berencana akan mendatangi Camat Pesantren dan Lurah Ketami selain itu akan mengadukan masalah ini ke DPRD.

“Gak jelas ini semua, kami akan minta pertanggungjawaban Satgas Covid Kecamatan dan Kelurahan dan akan minta audensi ke DPRD,” kata Hanif.

Baca Lainnya

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Dukung HPN 2026, Alfamart Kolaborasi Dengan GWI Jember Salurkan Puluhan Bansos Untuk Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:20

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH