Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Jalur Tol-Arteri Menuju Pelabuhan Merak Padat Capai 10 Kilometer

LOGOS TNbadge-check


					Jalur Tol-Arteri Menuju Pelabuhan Merak Padat Capai 10 Kilometer Perbesar

Banten, Transnews.co.id – Ruas Tol Tangerang-Merak dan jalur arteri menuju Pelabuhan Merak sempat mengalami kepadatan kendaraan. Kepadatan mencapai 10 kilometer di jalur arteri.

Pada tengah malam pukul 00.00 WIB, kepadatan di Tol Tangerang Merak hingga kilometer 92 atau melebihi exit tol Cilegon Barat. Kendaraan baik bus dan mobil pribadi pun dialihkan ke jalur arteri bercampur dengan kendaraan roda dua.

Dirlantas Polda Banten Kombes Budi Mulyanto menyebut kemacetan itu terjadi karena arus kendaraan ke pelabuhan yang tinggi. Selain itu, ditambah tingginya euforia masyarakat untuk mudik melalui pelabuhan.

“Ini sebenarnya dampak dari derasnya kendaraan masyarakat yang bereuforia melaksanakan Lebaran 2022,” kata Budi, Jumat (29/4/2022).

Dia menyebut sampai pukul 19.00 WIB pada Kamis (28/4) malam kendaraan yang masuk ke Tol menuju Merak dari Cikupa mencapai 50 ribu kendaraan. Kemacetan terjadi juga karena adanya keterbatasan jumlah kapal di pelabuhan sehingga kurang menampung kendaraan.

“Ada keterbatasan di antaranya perpindahan moda transportasi dari darat ke laut, kita ketahui ada keterbatasan jumlah kapal, kemudian terkait regulasi, debit kendaraan dan daya tampung pelabuhan itu sendiri,” terangnya.

Meski terjadi kemacetan, Budi meminta pemudik untuk mematuhi imbauan dari petugas. Polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas jika sepanjang tol dan arteri mengalami kepadatan termasuk jika sampai ke pintu tol di Serang Barat.

“Pasti manajemen lalu lintas kita laksanakan mulai dari beberapa ruas jalan tertentu mulai exit tol Cilegon Barat, Cilegon timur, sampai Serang Barat, ini masuk kategori manajemen kontigensi yang kita buat masuk kategori merah,” tandasnya.

Baca Lainnya

Konsolidasi AWAS, Ketua Moh. Subur Tekankan Kekompakan dan Solidaritas Antaranggota

7 Mei 2026 - 06:42

Pimpin APMISO DKI Jakarta, Iskandar Implementasikan Program Tiga Pilar

6 Mei 2026 - 22:04

TNI Perkuat Strategi Hadapi Perang Kognitif, Jatim Jadi Rujukan Penguatan Siber Nasional

6 Mei 2026 - 20:58

Sebanyak 1.133 Jemaah Haji Sidoarjo Gelombang Kedua Diberangkatkan, Bupati: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

6 Mei 2026 - 20:54

News Trending DAERAH