Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Warga Desa Blendis Digegerkan Penemuan Mayat Seorang Kakek Di Area Persawahan

LOGOS TNbadge-check


					Tempat diketemukan mayat seorang Kakek di area persawahan Perbesar

Tempat diketemukan mayat seorang Kakek di area persawahan

Tulungagung, Transnews.co.id – Warga Desa Blendis dikejutkan dengan teriakan minta tolong adanya orang meninggal dunia di area persawahan dusun Ngampon Desa Blendis Kecamatan Gondang Tulungagung, Rabu (1/12/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Orang yang meninggal (Korban) tersebut diketahui pria lanjut usia berinisial MS (64) warga dusun Krajan Desa Blendis kecamatan Gondang.

Dengan adanya kejadian tersebut, selanjutnya saksi melaporkan ke Polsek Gondang Polres Tulungagung sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Gondang, AKP. Suwancono, SH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko SH membenarkan kejadian tersebut.

Lebih lanjut Kasi Humas menyampaikan, Awalnya, Pada hari Rabu (1/12/2021), sekira Pukul 10.00 WIB, korban berkata kepada anaknya yang bernama Zaenal bahwa badannya terasa sakit. Kemudian, sekira pukul 13.30 WIB, korban berangkat kesawah miliknya masuk dusun Ngampon desa Blendis Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung yang berjarak kurang lebih satu kilo meter dari rumah korban.

Kemudian sekira pukul 16.00 WIB kakak perempuan dari korban yaitu MUR (70) warga Dusun Ngampon Desa Blendis Kecamatan Gondang mendatangi sawah tempat korban bekerja dan melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak meninggal dunia dengan posisi tubuh korban miring menghadap keselatan dan kepala korban berada ditimur, pada waktu itu korban memakai kaos warna kuning dan celana pendek warna merah.

“Melihat hal tersebut saudari MUR berteriak minta tolong dan kemudian warga datang untuk mengevakuasi korban dan dibawa pulang kerumahnya,” urai Iptu Nenny.

Dengan adanya peristiwa tersebut akhirnya saksi melaporkan ke Polsek Gondang.

Selanjutnya petugas Kepolisian dari Polsek Gondang dan Polres Tulungagung bersama bidan Puskesmas Tiudan Gondang melakukan olah TKP.

Dari Hasil pemeriksaan Bidan Desa bahwa pada tubuh korban tidak diketemukan luka maupun tanda tanda kekerasan lainnya.

“Tubuh korban bagian dada dan perut tidak ada luka dan tubuh bagian belakang korban ( punggung) juga bersih tidak ada luka” Terang Leni Apriyanti Bidan Desa Puskesmas Gondang

“Korban meninggal dunia karena sakit” Lanjutnya

Menurut keterangan anak korban, Zaenal (32), tiga tahun yg lalu korban pernah menjalani operasi prostat, setelah itu dalam keseharianya korban sering pingsan. korban juga mempunyai riwayat penyakit jantung.

Zaenal (anak korban) sudah menerima kejadian tersebut dengan membuat surat pernyataan dan surat permohonan Untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenasah orangtuanya. (Hms/ Rudy Priyono)

Baca Lainnya

Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat, Naikkan Bantuan Jadi Rp10 Juta per Unit di Tahun 2026

11 Februari 2026 - 21:31

IWAPI Sidoarjo Didorong Jadi Motor Transformasi Digital, Sekda Fenny: Perempuan Pengusaha Kunci Indonesia Emas 2045

11 Februari 2026 - 21:29

Polres Jepara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Miras Oplosan Maut di Pakis Aji

11 Februari 2026 - 21:13

Pesta Miras Oplosan di Jepara: 5 Warga Tewas Beruntun, 3 Warga Kritis

11 Februari 2026 - 12:00

News Trending DAERAH