Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

BKK Batang Gelar Pelatihan Pengenalan Standar Operasional Kerja

LOGOS TNbadge-check


					BKK Batang Gelar Pelatihan Pengenalan Standar Operasional Kerja Perbesar

Batang, Transnews.co.id – PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK Kabupaten Batang menggelar Pelatihan Pengenalan Standar Operasional Kerja bagi Calon Pegawai di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Jumat (25/3/2022).

Direktur Utama (Dirut) BKK Batang Teguh Supriyanto, mengatakan Saat ini, NPL BKK Batang masih di atas 5 atau kategori tidak sehat. Ia menargetkan angka NPL tahun ini bisa tembus di bawah 5 atau kategori sehat.

“Untuk itu kami melakukan perekrutan 24 karyawan baru untuk mendongkrak Non Performing Loan (NPL) atau Rasio Kredit Bermasalah,” jelasnya.

Salah satunya menambah tenaga marketing, tujuannya agar dapat mendongkrak performa dan kinerja kerja. Pelatihan ini dilakukan untuk calon karyawan agar saat mulai kerja bisa langsung terjun ke nasabah.

Dijelaskannya, sebelum masa Pandemi Covid-19, NPL BKK Batang masih di bawah 5. Namun, rasio kredit bermasalah naik saat Pandemi Covid-19.

Hingga saat ini, pihaknya menghadapi kredit macet yang nilainya hampir Rp500 juta. Adapun jumlah kredit yang sudah disalurkan BKK Batang hingga kini mencapai Rp80 miliar.

“Kami menargetkan pada tahun ini NPL kami di bawah 5, karena kondisi sudah mulai membaik,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengungkapkan BKK Batang mulai harus merambah pelayanan digital untuk konsumen. Pihak BKK Batang harus mulai melakukan inovasi.

“Untuk tingkat direksi perlu meningkatkan transformasi digital,supaya menciptakan layanan efektif, efisien, dan sederhana,” terangnya.

Ia meminta, manajemen BKK lebih inovatif, baik di bidang Marketing hingga aplikasi. Sebab, tantangan saat ini sudah berbeda dibanding zaman dahulu.

Diharapkan, NPL BKK Batang bisa di bawah 5. Sehingga status BKK Batang menjadi sehat.

Baca Lainnya

Temuan Kokain di Sumenep, Polda Jatim Perketat Pengawasan Jalur Laut

4 Mei 2026 - 21:31

Pemkab Sidoarjo Hapus Denda Pajak hingga Oktober 2026, Dorong Kepatuhan dan Genjot PAD

4 Mei 2026 - 21:25

Cemburu, Pria di Surabaya Bacok Warga hingga Tewas, Tiga Rekan Jadi DPO

3 Mei 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH dan Salurkan Bantuan, Soroti Akses Kesehatan Warga Rentan

2 Mei 2026 - 21:06

News Trending DAERAH