Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Peringati HUT Batang, Pemkab Tampilkan 5 Dalang Terbaik dalam Pagelaran Wayang

LOGOS TNbadge-check


					Peringati HUT Batang, Pemkab Tampilkan 5 Dalang Terbaik dalam Pagelaran Wayang Perbesar

Batang, Transnews.co.id – Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Batang Ke-56 Pemerintah Kabupaten Batang menggelar pagelaran wayang kulit secara virtual di Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (29/3/2022) malam.

Pagelaran tersebut menghadirkan 5 Dalang terbaik di Kabupaten Batang yaitu Ki Santoso, Ki Wahyudi, Ki U’ut, Ki Rochim dan Ki Juworo serta bintang tamu Eka Uget-Uget dan Gareng Semarang.

Ketua Umum Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang Retno Dwi Irianto mengatakan, Pagelaran wayang kulit dalam rangka hari jadi Kabupaten Batang mengambil lakon “Semar Bangun Taman Syailendra”.

“Makna dari lakon yang ditampilkan adalah Pemkab Batang sedang membangun Taman Syailendra untuk menggambarkan sejarah peradaban Indonesia di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Kabupaten Batang, lanjut dia, memiliki berbagai peninggalan zaman kejayaan masa kerajaan Mataram Kuno. Mulai dari kurun akhir abad ke-7 atau awal abad ke-8 masehi. Pembangunan taman itu untuk menunjukkan bahwa di Kabupaten Batang terdapat peradaban sejak zaman Syailendra.

“Isi Taman Syailendra berupa replika-replika prasasti dan arca yang ada di Desa Silurah diantaranya patung Ganesha yang ada di hutan Silurah dan prasasti Sojomerto,” terangnya.

Pagelaran ini bukti kalau Pemkab Batang sangat mendukung kegiatan seni wayang kulit yang berada di Pepadi Kabupaten Batang.

“Wayang merupakan seni adi luhung yang berperan penting dalam rangka pengembangan dan pembentukan moral bangsa, sehingga ke depan bangsa kita menjadi bangsa yang besar, bangsa berkaraker dan bangsa yang adiluhung,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan, malam hari ini 5 Dalang bersatu menampilkan satu persatu sampai nanti pagi.

Pagelaran ini ditayangkan melalui virtual Chanel Youtube Pemkab Batang, agar masyarakat Kabupaten Batang dapat menonton di rumah saja, karena memang dibatasi yang hadir langsung mengingat masih masa pandemi COVID-19.

“Dukungan moril dan materil dari Pemkab Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam pelestarian wayang kulit merupakan bentuk uri-uri pelestarian dan pengembangan budaya untuk generasi berikutnya,” ujar dia.

Baca Lainnya

Bupati Jepara Lantik 57 Pejabat Struktural dan Fungsional, Tekankan Pelayanan Publik Lebih Optimal

13 Maret 2026 - 07:41

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jateng Siagakan 28.980 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2026

12 Maret 2026 - 19:45

Ketua DPRD Jepara Pimpin Langsung Pembagian Takjil untuk Masyarakat

11 Maret 2026 - 21:59

News Trending DAERAH