Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bupati Demak Pantau Kebutuhan Pokok Masyarakat Jelang Lebaran

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Demak Pantau Kebutuhan Pokok Masyarakat Jelang Lebaran Perbesar

Demak, Transnews.co.id – Mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang lebaran, Bupati Demak Eisti’anah didampingi Wakil Bupati Ali Makhsun beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memantau kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Bintoro, Jumat (22/4/2022).

Sasaran utama pemantauan adalah bahan pokok kebutuhan utama lebaran mulai dari beras, telur, ayam potong, minyak goreng, gula pasir dan bumbu dapur seperti cabai rawit hingga cabai merah kriting.

Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan, dari hasil peninjauan yang dilakukan harga bahan pokok masih terbilang stabil, belum ada kenaikan yang signifikan. Harga ayam potong mencapai Rp35.000 per kilogram, beras Rp10.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp25.000/liter sedangkan untuk gula pasir satu kilogram mencapai Rp14.000.

Sedangkan untuk bumbu dapur seperti cabai rawit setan mencapai Rp26.000 per kilogram dan cabai merah kriting Rp24.000 per kilogram.

“Hingga saat ini untuk hari ke-21 puasa yang telah dijalankan, harga bahan pokok masih normal. Tadi saat kita lakukan komunikasi dengan pedagang, bahkan mereka mengatakan adanya kenaikan permintaan dari konsumen. Itu artinya perputaran uang semakin lancar,” kata Eisti’anah di sela pemantauan.

Pada saat yang sama dilakukan pula pengawasan makanan oleh Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya makanan kedaluwarsa. Tim menemukan dua jenis makanan mi basah dan ikan teri kering yang mengandung bahan pengawet dan berbahaya bagi tubuh.

Selanjutnya rombongan menuju Gudang Dolog penyimpanan beras di Desa Katonsari. Kepala Gudang Dolog Katonsari, Saiful Hidayat saat menyambut rombongan juga menjelaskan saat ini pasokan beras di Demak sekitar 2.500 ton dan diperkirakan cukup untuk 6 bulan ke depan.

“Untuk pasokan beras yang ada saat ini sekitar 2.500 ton, diperkirakan jumlah tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Demak selama 6 bulan ke depan. Untuk berasnya sendiri berasal dari petani kita (Petani Demak),” ujarnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH