Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Asrama Polisi Presisi Kota Sukabumi Jadi Tempat Isoman Covid-19

LOGOS TNbadge-check


					Asrama Polisi Presisi Kota Sukabumi Jadi Tempat Isoman Covid-19 Perbesar

Kota Sukabumi, TransNews.co.id-Asrama Polisi Presisi Polres Sukabumi Kota untuk sementara dijadikan Pusat Isolasi Mandiri.

Peresmian penggunaan Asrama Polisi Presisi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni,Jumat (23/7/2021).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni usai penguntingan pita mengatakan, dalam rangka antisipasi penanganan Covid, maka polres bekerjasama dengan Pemkot menetapkan asrama polri digunakan pusat isolasi Covid-19. Sehingga dapat berperan dalam menangani warga yang Covid-19.

“Forkopimda kata Sumarni mendorong seluruh warga Kota Sukabumi harus berjuang lawan Covid-19 dengan patuh prokes dan mengikuti vaksinasi,” ucapnya.

Sementara Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi mengucapkan terimakasih kepada Polres Sukabumi Kota yang mempersilahkan asrama polisi yang baru selesai dibangun untuk sementara waktu digunakan pusat isolasi mandiri bagi warga yang membutuhkan. Dengan jumlah tempat tidur sebanyak 42 unit dan bangunan yang refresentatif.

“Harapannya dengan pusat Isoman Covid-19 maka angka kematian semakin berkurang dan angka kesembuhan meningkat serta menekan kasus baru di Kota Sukabumi,”ujar Walikota Fahmi.

Fahmi mengungkapkan keberadaan pusat Isoman Covid-19 ini penting di saat kasus Covid masih tinggi da Sukabumi masuk PPKM Level 4. Di mana salah satu persyaratan yang dibutuhkan adanya pusat isolasi mandiri.

“Untuk bisa masuk ke pusat isolasi ini harus memenuhi kriteria tersendiri seperti bergejala mengarah sedang dan sebelum ditangani di rumah sakit,”terangnya.

Fahmi menambahkan di pusat isolasi juga disediakan petugas kesehatan yang berjaga. Harapannya ada peran Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan perguruan tinggi dalam mendukung ketersediaan tenaga kesehatan penanganan Covid-19,”katanya.

Peresmian juga disaksikan oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.smi,Kepala Kejari Kota Sukabumi Taufan Zakaria, dan perwakilan Pengadilan Negeri Kota Sukabumi.(Ris) Editor:Nas

Baca Lainnya

Bukan Angka Acak, Pakar Aktuaria UPER Bedah Rumus di Balik Santunan Kecelakaan Transportasi

7 Mei 2026 - 20:28

Bupati Subandi Warning pada Cakades: Biaya Politik Tinggi Bisa Picu Korupsi

7 Mei 2026 - 20:20

OJK, Kejaksaan dan Polri Perkuat Barisan Hadapi Kejahatan Keuangan Digital

7 Mei 2026 - 20:18

Konsolidasi AWAS, Ketua Moh. Subur Tekankan Kekompakan dan Solidaritas Antaranggota

7 Mei 2026 - 06:42

News Trending DAERAH