Menu ✖

Otomatis

HUKUM

Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat Divonis 7 Tahun Penjara Dalam Kasus Jual Beli Jabatan

LOGOS TNbadge-check

Bupati nganjuk nonaktif Novi Rahman Hidayat Perbesar

Bupati nganjuk nonaktif Novi Rahman Hidayat

Surabaya, Transnews.co.id – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya pada hari Kamis (06/01/2022) dalam persidangan memvonis 7 tahun penjara dan denda Rp200 juta terhadap Bupati Nganjuk (nonaktif) Novi Rahman Hidayat “Menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun denda sejumlah Rp200 juta,” kata Ketua Majelis Hakim I Ketut Suarta saat membacakan amar putusannya.

Vonis hakim terhadap Novi tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan tuntutan jaksa yakni pidana penjara 9 tahun dan membayar denda Rp300 juta subsider 8 bulan kurungan.

Atas putusan tersebut, terdakwa yang mengikuti persidangan secara online tersebut mengaku pikir-pikir“Mohon kesempatan 3 hari majelis hakim. Kami masih pikir-pikir,” kata terdakwa.

Usai persidangan, pengacara terdakwa Ade Dharma Maryanto, mengaku kecewa atas putusan tersebut karena fakta hukum bertentangan dengan fakta persidangan. “Sudah menjadi putusan hakim dan akan kami bicarakan dengan klien kami, apakah akan melakukan upaya hukum (banding) atau tidak,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Novi dianggap terbukti bersalah usai memaksa para kepala desa yang wilayahnya mengadakan seleksi perangkat desa melalui para camat untuk memberikan uang masing-masing sebesar Rp10 juta sampai Rp15 juta.

Dalam kasus ini, Novi didakwa dengan Pasal 12 huruf e UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan Bareskrim Mabes Polri. Novi diciduk karena kasus dugaan suap jual beli jabatan pada 10 Mei 2021 lalu. Dalam OTT ini, turut diamankan tiga camat. Mereka adalah Camat Pace Dupriono, Camat Tanjungnaom Plt. Camat Sukomoro Edie Srijato, Camat Berbek Haryanto, Camat Loceret Bambang Subagio, mantan Camat Sukomoro Tri Basuki Widodo, dan ajudagn Bupati Ngajuk M. Izza Muhtadin Selain itu, ada pula 7 kepala desa yang ikut diamankan. ( Hadi/Rudy P)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kostrad Bantah Keterlibatan Anggota Dalam Polemik Gudang Penimbun Solar

3 Okt 2026 - 22:29 WIB

Kostrad Bantah Keterlibatan Anggota Dalam Polemik Gudang Penimbun Solar

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

30 Sep 2026 - 19:37 WIB

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

Tiga Penjual Miras Ilegal di Sidoarjo Divonis Bersalah, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar

5 Agu 2026 - 18:07 WIB

Tiga Penjual Miras Ilegal di Sidoarjo Divonis Bersalah, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar

Gelar Diskusi Hukum, PWOIN Tekankan Pentingnya KEJ dan Regulasi Bagi Wartawan

29 Jul 2026 - 18:42 WIB

Gelar Diskusi Hukum, PWOIN Tekankan Pentingnya KEJ dan Regulasi Bagi Wartawan

YBH Matapena Keadilan dan SWI Gelar Pelatihan Paralegal, Kabag Hukum Pemkot Depok: Terus Berjalan Berkelanjutan

27 Jul 2026 - 20:21 WIB

YBH Matapena Keadilan dan SWI Gelar Pelatihan Paralegal, Kabag Hukum Pemkot Depok: Terus Berjalan Berkelanjutan
Trending di DEPOK