Dampak Pandemi Covid-19, KDRT Meningkat

Jakarta,transnews.co.id-Trend kekerasan dalam rumah tangga semakin meningkat seiring dengan dampak dari pandemi Covid-19, yang nyatanya tidak hanya membawa dampak terhadap kesehatan ataupun pekerjaan, namun juga berdampak terhadap kehidupan di dalam rumah tangga.

Hal tersebut disampaikan Plt Walikota Jakarta Selatan Isnawa Adji Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Bagi Tokoh Masyarakat, di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (9/7/2021).

“Ini jumlah kasus terbanyak ada kekerasan seksual sebanyak 42 kasus, kemudian tindak pidana perdagangan orang sebanyak 40 kasus, disusul kasus KDRT fisik 34 kasus, dan KDRT Psikis 33 kasus,” ujar Isnawa menambahkan.

baca juga :   Jelang Idul Fitri, SSB, Sehaty dan Konas Menwa Gelar Bakti Sosial

Isnawa berharap, melalui sosialisasi ini, pihak kecamatan, kelurahan, RT, RW, dapat mencermati apa yang terjadi di lingkungan terkait dengan kekerasan di dalam rumah tangga.

baca juga :   Perpus RPTRA Bahari Cipete Jaksel Ikut Lomba Perpustakaan Se- DKI

“Jadi jangan menganggap bahwa kekerasan terhadap anak, perempuan, dan di rumah tangga ini sepi-sepi saja selama pandemi covid,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara daring oleh para camat, lurah, kader PKK, RT, RW, serta tokoh masyarakat.(*)Editor:Nas

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/ atau berita tersebut di atas, Silahkan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagai-mana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com