Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

Ikatan Pelajar Minang Internasional Audiensi dengan Gubernur Sumbar

LOGOS TNbadge-check


					Ikatan Pelajar Minang Internasional Audiensi dengan Gubernur Sumbar Perbesar

Padang, Transnews.co.id – Belasan mahasiswa luar negeri asal Sumatra Barat yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Minang Internasional (IPMI), beraudiensi dengan Gubernur Sumatra Barat Buya Mahyeldi, di ruang tamu Istana Kompleks Gubernur Sumbar, Sabtu (19/2/2022).

Mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di berbagai negara tersebut meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terhadap program literasi yang saat ini mereka jalankan di sekolah-sekolah.

Yovandra, salah seorang perwakilan IPMI yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa program master di Wuhan University China, mengungkapkan bahwa saat ini IPMI melakukan roadshow ke sekolah-sekolah melaksanakan gerakan literasi untuk siswa siswi Sumbar agar mendapatkan informasi lebih banyak tentang sekolah di luar negeri.

Harapannya, akan semakin banyak siswa mendapatkan informasi makin banyak generasi Sumbar yang sekolah keluar negeri.

Sebenarnya banyak yang berkeinginan melanjutkan sekolah ke luar negeri. Disisi lain, peluang beasiswa juga banyak, tapi minim informasi bahkan misinformasi, bahwa sekolah di luar negeri tidak amanlah, dan lainnya.

“Makanya kami ingin roadshow ke sekolah. Di antaranya kami sudah mengunjungi SMAN 3 Pariaman, MAN 2 Tanah Datar, SMA 3 Batusangkar, dan SMA 4 Payakumbuh,” kata Yovan.

Kita mohon dukungan agar gerakan ini jadi gerakan massal, dimana setiap kabupaten kota punya pusat informasi tentang peluang sekolah atau kuliah di luar negeri.

“Sehingga setiap siswa sudah punya gambaran awal sedari dini, akan melanjutkan ke mana setelah sekolah dan di sini sekolah punya peran lebih untuk mengarahkan siswa sesuai minat bakatnya,” tambah Yovan.

Persoalan lain adalah, banyak siswa yang berpeluang mendapatkan beasiswa tapi tidak memiliki biaya ongkos atau biaya hidup selama kuliah, termasuk biaya karantina mandiri yang menjadi satu syarat ke luar negeri.

Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Dedy Diantolani, dan Plt. Kadis Pendidikan Sumbar Suyatno, gubernur mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan para mahasiswa dan IPMI.

Gubernur Mahyeldi mengatakan bahwa pendidikan merupakan perhatian utama Pemprov Sumbar dan saat ini, Pemprov Sumbar telah menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Diharapkan mahasiswa bisa berkontribusi juga sebagai perwakilan Sumbar di luar negeri, melihat berbagai peluang, bangun komunikasi dengan Kedubes dan komunitas di luar negeri. Karena Pemprov saat ini sedang membangun akses internasional,” ujar Buya.

Saat ini, IPMI memiliki anggota mencapai 800 orang yang tersebar di lebih dari 60 negara. Di antaranya China, Jepang, Korea Selatan, Australia, hingga Turki, dan Mesir.

Baca Lainnya

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 Februari 2026 - 14:46

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Bantu Fresh Graduate Tembus Dunia Kerja, Mahasiswa LSPR Luncurkan HireMeUp

1 Februari 2026 - 16:04

HireMeUp

Dosen Universitas Pertamina Kembangkan BiCaps-DBP: Teknologi AI untuk Percepat Riset Kanker dan Autoimun

27 Januari 2026 - 15:36

Dokumentasi: Kegiatan praktikum di Laboratorium Kimia Universitas Pertamina
News Trending PENDIDIKAN