Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Klanting, Jajanan Tradisional Batang Tembus Minimarket

LOGOS TNbadge-check


					Klanting, Jajanan Tradisional Batang Tembus Minimarket Perbesar

Batang, Transnews.co.id – Monggreng Klanting adalah jajanan tradisional olahan berbahan baku singkong memiliki ciri khas rasa gurih.

Produk olahan Monggreng Klanting milik Sri Rejeki (42) yang dilabeli Rizki sudah berjalan empat tahun. Walaupun pada dua tahun kemarin karena masa Pandemi Covid-19 produksinya menurun namun tidak membuat patah semangat. Bahkan tahun ini penjualan mulai merangkak naik kembali, sebulan bisa menjual satu setengah kwintal Monggreng Klanting.

“Saya memilih usaha makanan ringan Monggreng Klanting, karena bahannya semua alami tidak ada pengawet kimia dan proses pembuatannya tidak sulit bagi saya yang dari kampung, karena bahan utamanya singkong dan kebetulan di daerah saya banyak sekali,” katanya saat ditemui di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (14/4/2022).

“Setiap hari saya kalau membuat Klanting, 5 kwintal singkong bisa menjadi 1 setengah kwintal Monggreng Klanting,” tuturnya.

Produk makan ringan Monggreng Klanting mulai dikenal sejak diperkenalkan Disperindagkop UKM Kabupaten Batang untuk ikut event makanan UMKM di Pendopo Kabupaten Batang. Dari situlah rejeki produk makan ringan meningkat dikenal oleh masyarakat Kabupaten Batang.

“Disperindagkop UKM Kabupaten Batang sangat membantu saya untuk legalitas usaha sampai produk makan ringan ini bisa masuk beberapa minimarket di Kabupaten Batang. Bahkan juga merambah di beberapa toko oleh-oleh luar kota mulai dari Semarang hingga Boyolali,” jelasnya.

Berbicara soal harga, Klanting dengan kemasan ekonomis seberat 150 gram dijual dimulai dari Rp15.000,00.

“Untuk rasa dijamin enak dan gurih, terus harganya juga sangat terjangkau bahkan ekonomi,” ungkapnya.

Pada bulan Ramadan ini Alhamdulillah, permintaan masyarakat meningkat. Disampaikan para pembeli kalau Monggreng Klanting dijadikan cemilan tidak bosan karena bisa dimakan pada saat kumpulan dan nonton televisi.

Saat ini bahkan olahan produk makanan ringan miliknya tengah berkembang dengan produk olahan lainya salah satunya kripik pisang kepok dan lainnya.

Baca Lainnya

Sambut Imlek, PLN Pastikan Keandalan Listrik melalui Pemeliharaan Diameter PMT di GITET Gandul

10 Februari 2026 - 18:12

PLN Ganti Lightning Arrester, Listrik Masyarakat Tetap Andal dan Aman

10 Februari 2026 - 13:03

Polres Jember Laksanakan Gerakan Indonesia Asri Bersihkan Pantai Watu Ulo

9 Februari 2026 - 23:41

GWI Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

9 Februari 2026 - 23:39

News Trending DAERAH