Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Pemerintah Indonesia Kembali Terima 2,5 Juta Vaksin Pfizer

LOGOS TNbadge-check


					Pemerintah Indonesia Kembali Terima 2,5 Juta Vaksin Pfizer Perbesar

Jakarta, Transnews.co.id – Indonesia kembali kedatangan 2.585.700 dosis vaksin jadi merek Pfizer, pada Minggu (17/10/2021).

Dilansir melalui InfoPublik.id di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten, vaksin diangkut Maskapai My Indo Airlines dengan nomor penerbangan 2Y 2201, dan tiba sekitar pukul 16.20 WIB.

Vaksin tahap ke-91 ini diperoleh melalui skema pembelian langsung (direct purchase).

Penambahan vaksin ini sekaligus menegaskan bahwa pemerintah berupaya keras memenuhi kebutuhan stok vaksin COVID-19 untuk masyarakat.

Dengan kedatangan vaksin kali ini, Indonesia telah kedatangan sekitar 285 juta dosis vaksin, baik vaksin jadi maupun bahan baku.

Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal. Ini seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah.

Vaksinasi merupakan bagian dari salah satu cara kita untuk hidup berdampingan dengan COVID-19, hingga nanti terbangun herd immunity atau kekebalan kelompok.

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar terkait vaksinasi.

Di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat pelaksanaan vaksinasi. Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh vaksin COVID-19 yang digunakan ini aman, berkhasiat dan sudah mendapatkan izin BPOM.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. (infopublik)

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Sosialisasi PPL, PLN UIT JBB Tekankan Aspek K3 dan Keselamatan Warga di Sekitar Jalur Transmisi

5 Maret 2026 - 22:39

Dari Boyolali Untuk Indonesia: HKPS dan Munas SWI 2026, Satukan Wartawan Nusantara

5 Maret 2026 - 19:50

PLN Lakukan Perbaikan Hotspot Contact Finger PMS di Gardu Induk 150 kV Cilegon Baru

3 Maret 2026 - 19:03

News Trending EKBIS