Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Tertibkan Aset Daerah, Bupati Jember Pasang Patok di Puncak Gunung Sadeng

LOGOS TNbadge-check

Tertibkan Aset Daerah, Bupati Jember Pasang Patok di Puncak Gunung Sadeng Perbesar

Jember, Transnews.co.id – Bupati Jember, H. Hendy Siswanto memasang patok papan nama bertuliskan Tanah Milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di atas Gunung sadeng yang terletak di wilayah Kecamatan Puger, Selasa siang (2/11/2021).

Bupati Jember memasang papan nama di atas Gunung Sadeng bersama rombongan Ferkonpimda, Muspika Kecamatan Puger dan Ketua Asosiasiasi Pengusaha Tambang Jember, lkhwan Husaeri.

Dalam sambutanya Bupati Jember, H. Hendy Siswanto menyampaikan pemasangan patok itu untuk penertibkan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang selama ini terkesan tak terurus.

“Kami akan pasang patok batas dulu, baru akan diambil kebijakan bagi para pengusaha tambang yang akan berkerjasama untuk mengelola tambang batu kapur di kawasan tanah milik Pemkab Jember,” paparnya.

Bupati menambahkan pemasangan patok batas itu tidak akan terpengaruh terhadap Operasional penambangan batu kapur, untuk memperjelas siapa yang akan mengekspolarasi karena semua harus bekerjasama dengan Pemkab Jember

“Selama ini tampaknya memang belum ada kejelasan kontribusi atas pengelolahaan penambangan galian C di Gunung Sadeng itu,” ungkapnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Penambangan, Ikwan Husaeri menjelaskan ke awak media bahwa terdapat sekurangnya 23 pengusaha penambang yang sudah lama turut menambang di kawasan Gunung Sadeng.sejak tahun 1980 an

“Kita memang harus tetap dibina jangan sampai ada investor asing dan pengusaha lokal malah tersingkir sedangkan perjanjian yang di miliki 23 pengusaha,hanya tinggal 9 pengusaha yang masi mengantongi ijin,” jelasnya.

Ikwan menambahkan, karena urusan perjanjian sudah ditarik ke pusat sehingga perlu energi yang banyak, jadi sampai saat ini masih banyak yang belum keluar.

“Pada tahun 2009 terdapat kendala yang terkait dengan kewenangan perijinan ditarik ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur sehingga menghambat proses perijinan dan kita ga bisa ngapa ngapain,” ungkapnya.

Dalam pantauan awak media hadir pula dalam penancapan batas di Gunung Sadeng, Kades Puger Kulon Nurhasan, Kades Gerenden Suyono, dan Kades Puger wetan Ikwan Nulhoh. (lrfak)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

23 Sep 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

21 Sep 2026 - 19:10 WIB

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan
Trending di DAERAH