Keluarga Besar Chin, Melestarikan Rumah Tradisional Bangka

61 seconds reading this post

TN.BANGKA l – Melestarikan budaya, bukan hanya terkait seni tradisi, tetapi juga motif atau bangunan peninggalan masa silam, menjadi salah satu yang perlu dilestarikan. Hal itulah yang dilakukan oleh keluarga besar Chin, ysng neniliki rumah keluarga khas Bangka midel lama.

“Usia bangunan ini lebih dari 90 tahun, dan akan mendekati 100 tahun. Rumah ini adalah rumah peningfalan nenek kami, ibu dari ibu saya,” cerita Akun, generasi kedua dari keluarga Chin, rabu (11/6/19).

Bila dilihat motifnya, bangunan ini memang memiliki ciri tersendiri. Dan bisa dibilang khas Bangka. Dengan luas berkisar 18 x 10 meter, rumah tersebut kini dilestarikan oleh keluarga besar Chin sebagai bangunan atau rumah tradisional Bangka yang masih ada hingga sekarang.

“Kalau pulang ke Bangka, keluarga kami suka kumpul di rumah nenek ini, selain memang telah menjadi rumah untuk berkumpul, sekaligus nengenang masa-masa kecil kami dulu waktu di kampung,” cerita Akun lagi.

Akun dan saudaranya berniat bila masuk ke 100 tahun, mereka akan mengadakan acara di rumah tersebut. Karena di daerah mereka, di Sungai Liat Bangka, rumah tua seperti rumah keluarga besar mereka sudah langka. Bahkan bisa dibilang sudah tidak ada.

“Makanya kami berencana untuk tetap melestarikan rumah tradisional ini, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kami kepada orang tua dan nenek kakek kami,” ungkap Akun mengakhiri.*** (Gara)

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com