Duka Nestapa di Hari Raya Idul Fitri, Atap Rumah Warga Curug Bojongsari Ambruk

Depok – Duka nestapa yang dialami Dani warga RT1/5 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, lantaran rumahnya ambruk seketika pada Minggu (14/4/2025).

Peristiwa tersebut, diduga terjadi karena bangunan rumah yang sudah tidak layak, dengan kondisi atap yang sudah lapuk.

Mendapat informasi dari warga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Curug, Herman Tajir panggilan akrabnya mengatakan, peristiwa rumah ambruk itu terjadi sekitar pukul 08:00 WIB.

“Terdapat tiga rumah yang ambruk. Berawal dari rumah yang tengah, lalu merembet ke rumah-rumah yang berada di sebelahnya,” jelas Herman.

Dia menjelaskan, ambruknya rumah itu terjadi karena kondisi bangunan yang cukup tua dan banyak bahan material yang yang keropos akibat sering bocor saat musim penghujan.

baca juga :   Empat Kali PKS Menangkan Pilkada Depok, Nama Besar IBH Jadi "Taruhan" di Pilkada 2024

Untuk Kerugian sambung dia, rumah yang di huni 11 jiwa dari tiga Kepala Keluarga (KK) dengan luas bangunan kurang lebih 100 meter persegi di perkirakan mencapai kurang lebih Rp 100 juta.

“Tiga KK yang terdampak ini atas nama Dani setiawan, Edi Kuswaran, dan Ella. Akhirnya, 11 jiwa yang terdampak ini saya evakuasi ke kontrakan tak jauh dari lokasi kejadian,” terang Herman Karno.

Dia menuturkan, tindakan yang dilakukan saat ini baru sekadar asesmen dari Tagana Kelurahan Curug dan LPM. Pengurus lingkungan juga telah menghubungi dinas terkait untuk menangani peristiwa yang terjadi.

baca juga :   H-5 Pemilu 2019, Para Tokoh Agama Serukan Tetap Menjaga Suasana Damai

“Dari Pemkot Depok sudah mengarahkan kami untuk bersurat. Sementara ini, kami sudah mengakomodir kebutuhan korban, dari segi kebutuhaan para korban. Termasuk biaya kontrakan, sembako dan berbagai kebutuhan lainnya,” ungkap Herman Karno.

Dia berharap, Pem dapat mengambil tindakan atas peristiwa tersebut, dengan membangun kembali rumah korban menggunakan dana belanja tak terduga (BTT).

“Mohon perhatian dan langkah konkrotnya dari pemerintah untuk penanganan para korban,”tegasnya.

Disatu sisi, Dani selaku pemilik rumah mengalami shock (kaget) adanya peristiwa yang menimpa rumahnya. Beruntung dari peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Dirinya berharap dengan peristiwa yang di alaminya saat ini pemerintah kota (Pemkot) Depok dapat membantu untuk meringankan beban yang dialaminya. Kesehariannya Andi hanya bekerja sebagai supir material.

baca juga :   DPRD Sahkan Tiga Raperda Kota Depok

“Saya hanya bisa pasrah adanya musibah ini, tidak ada korban jiwa, saat kejadian keluarga ada di teras semua, utuk tinggal sementara kami akan tinggal di kontrakan,”keluhnya.

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/ atau berita tersebut di atas, Silahkan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagai-mana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *