Batujaya Dikepung Banjir, Air Masuk Kepemukiman dan Merendam Area Pasar

  • Bagikan
Air Masuk Ke Rumah yang ditempati oleh kedua warga Lansia H.Nana dan Hj.Siti Romlah di dusun Kerajan satu.

Karawang, Transnews.co.id – Akibat intensitas hujan yang tinggi diiringi dengan suara petir yang keras,bergema membuat masyarakat setempat ketakutan hingga menjadikan suasana was was,penuh dengan kehawatiran terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Derasnya hujan dengan intensitas tinggi membuat permukiman, pertokoan masyarakat sekitar pasar, DTP puskesmas Batujaya,Dusun Kerajan Dan Dusun pasar Desa Batujaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang Jawa Barat Terendam Air.

Menurut salah seorang warga yang mendiami rumah dipinggir area Pasar Tradisional Desa Batujaya,Kondisi yang diakibatkan hujan deras dari jam 3 sore Selasa (18/1/2022) genangan air didalam rumah hingga diatas lutut orang dewasa.

Para pedagang DiArea Pasar Tradisional Banyak yang Tutup karena dagangannya terendam air, Air Akibat hujan masuk keprtokoan yang mengakibatkan berdampak kepada mata pencaharian komunitas pedagang pasar.

Baca Juga :   Kecamatan Pakisjaya Gelar Vaksinansi Anak Usia 6-11 Tahun, Mendapat Tanggapan Positif dari Masyarakat

Intensitas hujan kali ini benar-benar extrem,permukiman warga yang biasanya Air tidak masuk kedalam rumah Identik dataranya tinggi.

Hujan kali ini memasuki hingga kedalaman rumah menggenagi salah satunya rumah yang didiami warga lansia Pak H.Nana Dan Hj.Siti Romlah yang bersebelahan dengan DTP Puskesmas Batujaya,air masuk kedalam rumah bahkan kapenjuru kamar.Ujar BR.18/1-2022.

Menurut MM dari pihak Jawara Jaga Kampung (Jajaka) Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, banjir yang mengakibatkan merendam permukiman warga Dan pertokoan Pasar Tradisional Desa Batujaya diduga karena sarana drainase yang harus difasilitasi diajukan oleh pemerintah Desa Dan Kecamatan Kepemerintah Kabupaten.

Baca Juga :   Baliho Putusan PN Karawang yang Dipasang Di Pasar Batujaya Jadi Sorotan Publik, Membuat Resah Serta Dipertanyakan

“Banjir akibat Air hujan sehingga menggenangi permukiman dan pertokoan area pasar manakala dibiarkan dapat melumpuhkan perekonomian warga,patut adanya perhatian pemerintah agar tidak terulang diduga kuat karena prasarana drainase yang buruk menjadi problem,” Ujar MM.

Drainase yang merupakan salah satu unsur prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat patut diprioritaskan oleh pemerintah serta ditempatkan dalam kebutuhan emergency Projek Tanggap Darurat.

Pungsi Drainase salah satunya membebaskan suatu area dari genangan air banjir, maupun erosi terutama pada daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi.

Dan tujuan Drainase itupula untuk meningkatkan kesehatan lingkungan, pengendalian kelebihan air, dapat mengurangi genangan air yang menyebabkan bersarangnya nyamuk malaria, menghindari bahaya kerusakan material, kerugian dan beban lain disebabkan banjir dsb.

Baca Juga :   Dipatok Rp.500 Ribu, Warga Desa Telukambulu Was Was PTSL 2018/2019 Tak Kunjung Selesai

Diharapkan Bupati Karawang, DPRD Kabupaten Karawang,Dinas Pekerjaan Umum Permukiman Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karawang,Dinas Sosial,Camat Batujaya,Kepala Desa Batujaya Agar memfasilitasi untuk diprioritaskan mendapatkan pembangunan prasarana Drainase lewat Anggaran Murni APBD ll 2022 . Ungkap MM. 18/1-2022. (Yusup)

 139 views

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com Terima kasih.

  • Bagikan