Pemkot Depok Optimis Penguatan Kampung KB Tingkat Provinsi

Editor: DiM
Foto: Dokumentasi DP3AP2KB Kota Depok
Foto: Dokumentasi DP3AP2KB Kota Depok

83 seconds reading this post

DEPOK, transnews.co.id – Pemerintah Kota Depok optimis penguatan kampung Keluarga Berkualitas (KB) tingkat Provinsi Jawa Barat 2024, dengan masuknya tiga besar Kampung KB di perkotaan pada lomba apresiasi penguatan KB antara lain, Kelurahan Baktijaya, dan Kecamatan Sukmajaya.

“Kami optimis Kampung KB Kelurahan Baktijaya ini bisa masuk tiga besar, karena Kampung KB di perkotaan dapat menjawab berbagai masalah yang menjadi tantangan tersendiri. Dan Kampung KB Kelurahan Baktijaya ini berhasil dengan program yang sudah berjalan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Nessi Annisa Handari. (14/03/24).

BACA JUGA :  Luka Amarah dan Air Mata by Dead End

Nessi juga mengatakan, Kelurahan Baktijaya terpilih mewakili Kota Depok, karena telah melewati seleksi tingkat kota. Kemudian telah berhasil menjalani wawancara tahap I yaitu seleksi administrasi tingkat provinsi.

“Kampung KB Kelurahan Baktijaya ini merupakan yang terbaik di Kota Depok. Kami sudah melakukan pendampingan sejak tahun 2023 dan programnya dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Tidak hanya programnya saja, tambah Nessi, unsur terkait mulai dari camat, lurah dan masyarakat sangat guyub dalam berupaya melakukan berbagai macam inovasi. Tentunya dalam menyelesaikan persoalan yang ada sehingga programnya bisa berjalan dengan baik dan terlihat hasilnya.

BACA JUGA :  Sekda kota Depok : ASN Tidak Netral, Pecat!

Sementara itu, Lurah Baktijaya Mohamad Yanih mengungkapkan, dirinya yakin wilayahnya mampu meraih hasil terbaik. Terlebih dengan berbagai program yang telah dijalankannya dan dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kampung KB di Kelurahan Baktijaya telah menjalankan berbagai program seperti mengatasi migrasi yang masuk dan keluar yang tidak terkontrol, mengatasi banyak balita dan anak-anak yang kecanduan gawai yang diganti dengan mengasah kreatifitas jiwa, mengatasi gangguan kesehatan masyarakat dengan datang ke Posyandu, Posbindu, dan Posmaja, serta mengatasi sampah rumah tangga,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bappeda Depok Gelar Musrenbang Tingkat Kota

“Harapannya program ini dapat terus berkelanjutan dan tentunya membawa dampak baik untuk masyarakat,” tandasnya.

Sumber: depok.go.id

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com

Pos terkait