PPP Depok Sambut Tantangan PKS, Mazhab: Ayo Main Fair

Depok – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM secara terbuka menerima tantangan PKS Depok berlomba-lomba meraih simpati masyarakat dalam Pemilihan Legislatif 2024 tingkat Kota Depok.

Pernyataan itu dikeluarkan Mazhab menyusul adanya berita yang menyebut dirinya akan tergantikan pada Pileg 2024 ini.

“Kita main fair, ayo buktikan siapa yang lebih dipercaya masyarakat, jangan asal sesumbar di media massa,” kata Mazhab ketika mengunjungi Kantor PWI Kota Depok, Jalan Melati No.3, Depok Jaya Pancoran Mas.

baca juga :   BOR Isolasi Covid-19 Kota Depok Turun Tajam

Dengan modal yang dimiliki, dewan enam periode itu juga mengaku optimis dirinya masih dipercaya masyarakat menjadi wakilnya di parlemen.

“Kalaupun memang tidak dipercaya, tentu saya tidak mungkin sampai 6 periode mewakili mereka, itu fakta yang tidak mungkin terbantahkan. Jejak digital juga sudah tersedia kan? Jadi silahkan periksa rekam jejak saya,” paparnya.

Dengan adanya pemilu ini sambungnya, ia berharap semua kontestan dapat berkompetisi secara sehat tanpa perlu mendowngrade peserta lainnya.

Dengan kendaraan partai Ka’bah yang dominan sebagai partai lama, Mazhab yakin dirinya bisa kembali menjadi perwakilan warga Depok pada pileg 14 Februari ini.

baca juga :   Mulai 7 Agustus, Tarif Layanan Puskesmas di Kota Depok Naik Menjadi Rp.10.000

“Saya yakin PPP akan mampu menambah kursi di DPRD Depok pada pileg ini. Kami punya kader potensial yang banyak didukung warga pecinta Ka’bah,” pungkasnya.

Informasi, PPP Kota Depok pada Senin (5/2/2024) pagi mengunjungi Kantor PWI Kota Depok untuk mendukung program Mapilu atau masyarakat pemantau pemilu.

Dalam kunjungan itu, PPP Depok memaparkan sejumlah program diantaranya peningkatan UMKM dan pembenahan sistem pendidikan.

DPC PPP Kota Depok juga membawa sebelas caleg unggulan yang ikut di Pileg Kota Depok seperti Qonita Lutfiyah dari Dapil Cisari, Sugeng Purnomo Dapil Michael dari Dapil Cimanggis dan Sabeni untuk DPRD Jawa Barat.

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/ atau berita tersebut di atas, Silahkan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagai-mana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com