Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

UINSA Surabaya Kukuhkan Delapan Guru Besar Baru

LOGOS TNbadge-check


					UINSA Surabaya Kukuhkan Delapan Guru Besar Baru Perbesar

SURABAYA, transnews.co.id – Menjelang akhir tahun 2023, UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, panen Guru Besar. Sebanyak Delapan Profesor dikukuhkan. Total saat ini, UINSA memiliki 96 Guru Besar lintas Bidang. Pengukuhan tersebut digelar di Gedung KH. Saifuddin Zuhri Kampus A. Yani UINSA Surabaya, Kamis (28/12/2023).

Para Guru Besar yang dikukuhkan tersebut, yakni Prof. Drs. H. Nur Kholis, M.Ed.Admin., Ph.D., sebagai Guru Besar ke-89 pada bidang ilmu Manajemen Bisnis; Prof. Dr. phil. Kamal Yusuf, SS, M.Hum., sebagai Guru Besar ke-90 pada bidang ilmu Ilmu Linguistik; Prof. Dr. H. Agus Aditoni, M.Ag., sebagai Guru Besar ke-91 pada bidang ilmu Teologi Islam Kontemporer; Prof. Dr. Nurlailatul Musyafaah, Lc., M.Ag., sebagai Guru Besar ke-92 pada bidang ilmu Sosiologi Hukum Islam.

Selanjutnya, Prof. Dr. H. Achmad Zaini, MA., sebagai Guru Besar ke-93 pada bilang ilmu Sejarah Pendidikan Islam; Prof. Dr. Mukhammad Zamzami, Lc., M. Fil.I., sebagai Guru Besar ke-94 pada bidang ilmu Pemikiran Modern Dalam Islam; Prof. Dr. H. Mohammad Kurjum, M.Ag., sebagai Guru Besar ke-95 pada bidang ilmu Metodologi Pembelajaran PAI; dan Prof. Dr. Sri Warjiyati, MΗ., sebagai Guru Besar ke-96 pada bidang Ilmu Hukum.

Rektor UINSA, Prof. Akh. Muzakki, dalam sambutan usai orasi ilmiah mengajak kepada segenap Guru Besar untuk meruntuhkan asumsi negatif tentang jumlah guru besar yang dimiliki Prodi tidak sama dengan jumlah guru besar yang mengajar di kelas. “Jangan diasistenkan jabatan Guru Besar,” tegas Prof. Muzakki.

Rektor menegaskan, kemuliaan perguruan tinggi tidak diukur dari seberapa banyak jumlah guru besar yang dimiliki. Tapi justru ketika para Guru Besar mengajar sendiri kelasnya tanpa diasistenkan. “Mari bersama-sama saya dan kita semua, kita besarkan UIN Sunan Ampel Surabaya dengan mengajar langsung di kelas,” tegas Prof. Muzakki.

Rektor juga menegaskan, bahwa menjadi Guru Besar bukan akhir perjalanan. Namun awal dari perjalanan akademik untuk menjadi akademisi yang bereputasi. Khususnya pada bidang publikasi karya ilmiah. “Tanggung jawab ini penting untuk kita tunaikan bersama-sama,” imbuh Prof. Muzakki.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Drs. H. Nur Kholis, M.Ed.Admin, Ph.D., menyampaikan orasi ilmiah berjudul ‘Manajemen Universitas Model Perusahaan: Sebuah Refleksi Bagi Perguruan Tinggi Islam.’ Dilanjutkan orasi kedua, Prof. Dr. phil. Kamal Yusuf, SS., M.Hum., yang menyampaikan terkait ‘Potret Moderasi Beragama Dalam Lanskap Linguistik di Pesantren.’ Prof. Dr. H. Agus Aditoni, M.Ag., menyampaikan orasi ilmiah, ‘Menggagas Teologi Pembebasan (Dari Teosentris Menuju Antroposentris).

Orasi Keempat, Prof. Dr. Nurlailatul Musyafaah, Lc., M.Ag., mengenai ‘Pendampingan Sertifikasi Halal Bagi Pelaku Usaha Mikro Dan Kecil Perspektif Hukum Islam.’ Orasi Kelima oleh Prof. Dr. H. Acmad Zaini, MA., berjudul ‘Menuju Kebangkitan Islam Jilid II: Gagasan Modernisasi Pendidikan Prof. K.H. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D dan Implementasinya Melalui Pendirian Pondok Pesantren Nawasea.

Dilanjutkan Orasi Keenam oleh Prof. Dr. Mukhammad Zamzami, Lc., M.Fil.I., mengenai ‘Studi Islam” Mazhab Surabaya” Analisis Terhadap Kontribusi Akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya 2004-2019.’ Orasi Ketujuh bersama Prof. Dr. H. Mohammad Kurjum, M.Ag., bertajuk ‘Multimodality In Learning Islamic Education.’ Dan Orasi Kedelapan dari Prof. Dr. Sri Warjiyati, MH., mengenai ‘Nilai Kearifan Lokal, Penormaan dan Perwujudan Dalam rangka Sumbangsih Pembuatan Perda.

Baca Lainnya

Menjaga Marwah Profesi Wartawan, Adhifatra Agussalim Rilis Buku “Membumikan Good Journalist Governance”

12 Februari 2026 - 20:10

Bupati Subandi Tegaskan Sinergi Pemkab–Perguruan Tinggi di Milad ke-37 Umsida

9 Februari 2026 - 23:31

Kasus Kekerasan Jurnalis Meningkat 22%, Pakar UPER Ingatkan Dampak Terhadap Hak Informasi Publik

9 Februari 2026 - 22:57

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 Februari 2026 - 14:46

News Trending NASIONAL